Cerita
perjalanan ini merupakan cerita perjalanan yang dilakukan kurang lebih 2 tahun
yang lalu, apabila ada ketidakakuratan dengan kondisi di lapangan mohon
dimaklumi karena hanya ditulis seingat-ingat penulis. Apabila teman-teman semua
ingin mengetahui perjalanan saya dan teman-teman dari awal, sila membuka tautan
berikut. Selamat membaca!
Senin,
7 Juli 2014 (Demak)
Demak merupakan kota tujuan ketiga kami
dalam tur Jalan-Jalan Masjid. Kota ini terletak tidak terlalu jauh dari Kudus
dan lokasinya berada di tengah-tengah Kota Semarang dan Kudus. Bahkan
sebelumnya kami pun sudah melewati Alun-Alun Demak, yang akan kami tuju, dalam
perjalanan kami menuju Kudus.
Cerita
perjalanan ini merupakan cerita perjalanan yang dilakukan kurang lebih 2 tahun
yang lalu, apabila ada ketidakakuratan dengan kondisi di lapangan mohon
dimaklumi karena hanya ditulis seingat-ingat penulis. Apabila teman-teman semua
ingin mengetahui perjalanan saya dan teman-teman dari awal, sila membuka tautan
berikut (Kudus) dan berikut (awal banget). Selamat membaca!
Senin,
7 Juli 2014 (Kudus - habis)
Malam masih pekat. Samar-samar,
sesekali terdengar raungan knalpot sepeda motor dan mobil yang melintas di
Jalan Kudus. Hawa dingin yang menusuk tulang menyadarkan saya dan teman-teman
dari lelap.
Sama seperti istirahat malam sebelumnya, saya hanya tidur ayam-ayam dan hanya sesekali benar-benar tertidur. Cukupkah? Tentu tidak. Ketika terbangun, saya mendapati dua pria sedang mendengkur ria tepat bersebelahan dengan lapak tidur kami. Hmm rupanya bukan kami saja yang sedang Jalan-Jalan Masjid.
Sama seperti istirahat malam sebelumnya, saya hanya tidur ayam-ayam dan hanya sesekali benar-benar tertidur. Cukupkah? Tentu tidak. Ketika terbangun, saya mendapati dua pria sedang mendengkur ria tepat bersebelahan dengan lapak tidur kami. Hmm rupanya bukan kami saja yang sedang Jalan-Jalan Masjid.
Mengapa ber-padu-padan? Secara tidak
disadari, mencari-cari kecocokan adalah fitrah dalam diri manusia. Manusia
selalu merasa bahwa kecocokan adalah sebuah hal absolut yang selalu
diagung-agungkan,



